Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Kamis, 19 April 2012

Geng Motor Beraksi Kembali

        Baru-baru ini kita dikejutkan dengan adanya video yang tertangkap cctv kamera disebuah SPBU didaerah jakarta utara. Geng motor yang kerap meresahkan warga beberapa tahun lalu kini santer terdengar, tidak tanggung tanggung pemberitaan yang mencuat di media masa menyatakan menganiaya Anggi Darmawan hingga tewas dikawasan salemba,jakarta pusat. Geng motor yang kebanyakan masih berstatus pelajar ini bahkan sempet mengobrak abrik market cepat saji atau dikenal dengan 7-eleven.



      Geng motor yang sempat membuat gaduh di SPBU malam itu segera dilacak polisi usai melakukan penganiayaan terhadap seorang korban yang terkapar sudah tak bernyawa, Tidak adanya rasa aman menjadi mimpi buruk warga jakarta dengan aksi seperti ini. Aparat kepolisian pun baru bertindak bila sudah terjadi sesuatu. Sangat disayangkan yang seharusnya polisi bisa memberikan rasa aman kepada rakyatnya harus merasa sebaliknya, Menjadi momok menakutkan dikemudian hari jika sampai ini terulang kembali. (after edit)


Sumber : http://news.detik.com/read/2012/04/19/133407/1896328/10/?992204topnews

Selasa, 27 Maret 2012

Resume Uang,Bank & Penciptaan Uang

Uang memegang peranan yang sangat penting dalam kegiatan perekonomian. Uang merupakan alat pembayaran yang sah. Dengan fungsi sebagai alat tukar, alat satuan hitung, alat penimbun dan pemindah kekayaan serta pembayaran yang ditangguhkan.penciptaan uang merupakan proses memproduksi / menghasilkan uang baru. Uang tercipta saat bank memberikan kredit. Pencetakkan uang dilakukan oleh PERUM PERURI.
Bank merupakan lembaga yang menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit. Jenis Bank yaitu Bank Sentral dan Bank Umum. Bank Sentral bertugas mengatur peredaran uang dan sebagainya. Sedangkan Bank Umum bertugas melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Kebijakan moneter disini mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang lebih baik dengan mengatur jumlah uang yang beredar.agar perekonomian dapat berjalan dengan baik, harus ada uang untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan. adapun faktor faktor yang mempengaruhi permintaan uang dimasyarakat adalah : 
1)      Pendapatan
2)      Tingkat suku bunga
3)      Harga barang
4)   Kekayaan seseorang 
 
 

Resume Analisis Pendapatan Nasional


    Masalah utama dan mendasar yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu masalah potensi tenaga kerja di Indonesia yang kurang berkompeten. Hal tersebut disebabkan karena, pertambahan tenaga kerja baru jauh lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan lapangan kerja yang disediakan.

Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor
Dengan asumsi tidak adanya ekspor dan impor dan tidak ada pemerintah maka komponen permintaan agregat
(aggregate demand) memakai rumusan Y = C+I.
 
Model Anlalisis dengan Variabel Investasi dan Tabungan
Model Analisis dengan variabel investasi tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk
memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi , atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang
ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal .
 
 
   Produk nasional terdiri atas bermacam-macam produk yang jenisnya berbeda-beda. Dengan menilai
setiap produk dengan harga, maka kita dapat mengetahui besarnya pendapatan nasional dalam suatu negara. 
 
Hubungan antara inflasi dengan tingkat pengangguran didasarkan pada asumsi bahwa inflasi merupakan
cerminan dari adanya kenaikan permintaan agregat. Dengan naiknya permintaan agregat, maka sesuai
dengan teori permintaan, jika permintaan naik maka harga akan naik. Dengan tingginya harga (inflasi) maka
untuk memenuhi permintaan tersebut produsen meningkatkan kapasitas produksinya dengan menambah
tenaga kerja (tenaga kerja merupakan satu-satunya input yang dapat meningkatkan output). Akibat dari
peningkatan permintaan tenaga kerja maka dengan naiknya harga-harga (inflasi) maka tingkat pengangguran
akan berkurang.

Rabu, 21 Maret 2012

Resume Struktur Pasar

   Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.

Struktur pasar merupakan penggolongan pasar berdasarkan strukturnya. Dibagi kedalam beberapa bagian yaitu:
  • Pasar persaingan sempurna: Jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak dan produk yang dijual bersifat homogen.
  • Pasar persaingan monopolistik Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. 
  • Pasar persaingan tidak sempurna yang terdiri atas:
    • Pasar monopoli : Hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
    • Pasar oligopoli : Pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
     
Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Resume Prilaku Produsen

    Pengertian produksi secara sempit adalah perbuatan atau kegiatan manusia untuk membuat suatu barang atau mengubah suatu barang menjadi barang yang lain. Secara luas, produksi dapat diartikan sebagai segala perbuatan atau kegiatan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung yang ditujukan untuk menambah atau mempertinggi nilai dan guna suatu barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. 

   Perilaku produsen mencakup banyak hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah harga produksi, faktor produksi dan ongkos produksi. dalam hal ini ada beberapa asumsi dasar tentang produsen :

1. bahwa produsen atau pengusaha selalu berusaha mencapai keuntungan yang maksimum
2. bahwa produsen atau pengusaha beroperasi dalam pasar persaingan sempurna.

untuk menentukan kombinasi terbaik dari modal dan tenaga kerja untuk menghasilkan output, kita harus mengetahui jumlah dana tersedia untuk produsen untukdibelanjakan pada masukan dan juga harga masukan. Anggaplah bahwa produsen telah dipelepasannya. 10.000 untuk dua input, dan bahwa harga dari dua masukan sebagai. 1000 per unitmodal dan. 200 per unit tenaga kerja. Perusahaan akan memiliki tiga kemungkinan alternatifsebelumnya.
a)Untuk menghabiskan uang hanya pada modal dan aman 10 unititu.
b)Untuk menghabiskan jumlah tersebuthanya pada tenaga kerja dan mengamankan 50 unit
tenaga kerja.
c) Untuk menghabiskan jumlah tersebut sebagian pada modal dan sebagian pada tenaga kerja.

Selasa, 13 Maret 2012

Resume Prilaku Konsumen

Resume ini dibuat berdasarkan ulasan yang disampaikan oleh kelompok 2, Mengenai prilaku konsumen.

       Yang mendasari konsumen untuk mengambil keputusan adalah adanya suatu barang/produk yang ingin dibutuhkan saat itu, tersedianya uang yang dimiliki oleh si konsumen, penurun harga/diskon dipasaran menjadi point penting bagaimana prilaku konsumen bertindak. Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli. Kedua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Aplikasi ketiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Ada 2 wujud prilaku konsumen yaitu :

Dua wujud konsumen
1. Personal Consumer : Konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunannya sendiri.
2. Organizational Consumer : Konsumen ini membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

Menurut Handi Irawan prilaku konsumen Indonesia dikategorikan menjadi sepuluh, yaitu:
1.Berpikir jangka pendek (short term perspective), ternyata sebagian besar konsumen Indonesia hanya berpikir jangka pendek dan sulit untuk diajak berpikir jangka panjang, salah satu cirinya adalah dengan mencari yang serba instan.

2.Tidak terencana (dominated by unplanned behavior). Hal ini tercermin pada kebiasaan impulse buying, yaitu membeli produk yang kelihatannya menarik (tanpa perencanaan sebelumnya).

3 Suka berkumpul. Masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan suka berkumpul (sosialisasi). Salah satu indikator terkini adalah situs social networking seperti Facebook dan Twitter sangat diminati dan digunakan secara luas di Indonesia.

4.Gaptek (not adaptive to high technology). Sebagian besar konsumen Indonesia tidak begitu menguasai
teknologi tinggi. Hanya sebatas pengguna biasa dan hanya menggunakan fitur yang umum digunakan kebanyakan
pengguna lain.

5. Berorientasi pada konteks (context, not content oriented). Konsumen kita cenderung menilai dan memilih sesuatu
dari tampilan luarnya. Dengan begitu,konteks-konteks yang meliputi suatu hal justru lebih menarik ketimbang hal itu
sendiri.

6.Suka buatan Luar Negeri (receptive to COO effect). Sebagian konsumen Indonesia juga lebih menyukai produk luar
negeri daripada produk dalam negeri, karna bias dibilang kualitasnya juga lebih bagus dibanding produk di indonesia

7. Beragama(religious). Konsumen Indonesia sangat peduli terhadap isu agama. Inilah salah satu karakter khas konsumen Indonesia yang percaya pada ajaran agamanya. Konsumen akan lebih percaya jika perkataan itu dikemukakan oleh seorang tokoh agama, ulama atau pendeta. Konsumen juga suka dengan produk yang mengusung
simbol-simbol agama.

8. Gengsi (putting prestige as important motive). Konsumen Indonesia amat getol dengan gengsi. Banyak yang ingin cepat naik “status” walau belum waktunya.

9. Budaya lokal (strong in subculture). Sekalipun konsumen Indonesia gengsi dan menyukai produk luar negeri, namun unsur fanatisme kedaerahan-nya ternyata cukup tinggi. Ini bukan berarti bertentangan dengan hukum perilaku yang lain.

10. Kurang peduli lingkungan (low consciousness towards environment). Salah satu karakter konsumen Indonesia yang unik adalah kekurang pedulian mereka terhadap isu lingkungan. Tetapi jika melihat prospek kedepan kepedulian konsumen terhadap lingkungan akan semakin meningkat, terutama mereka yang tinggal di perkotaan begitu pula dengan kalangan menengah atas relatif lebih mudah paham dengan isu lingkungan. Lagi pula mereka pun memiliki daya beli terhadap harga premium sehingga akan lebih mudah memasarkan produk dengan tema ramah lingkungan terhadap mereka. 

Resume Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

        Resume ini dibuat berdasarkan ulasan yang disampaikan oleh kelompok 1. sedikit penjelasan mengenai penentuan harga permintaan dan penawaran bahwa :

     Permintaan adalah suatu barang atau jasa kepada konsumen dari berbagai jenis,tingkatan dan waktu. Adapun hukum permintaan : "apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan" . Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas di pasar.

Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan :
  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga barang lain yang berkaitan.
  • Tingkat pendapatan.
  • Selera konsumen
  • Ekspektasi/perkiraan

  Sebagai produsen yang menyediakan barang atau jasa haruslah bertindak inovatif dan inspiratif untuk mendapatkan konsumen pasar secara global, kompetitor disinilah yang berperan penting untuk meriset pasar yang ada dimasyarakat.

       Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang tersedia oleh penjual dari beberapa tingkat dan selama periode waktu tertentu. Harga barang dianggap sebagai faktor terpenting dan sering dijadikan acuan untuk melakukan analisis penawaran. Adapun bunyi hukum penawaran yaitu "Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan". Penawaran harga menjadi pertimbangan sejumlah konsumen untuk membeli suatu produk/barang jika dirasa penawaran sesuai yang diharapkan disana akan terjadi transaksi dengan persetujuan kedua belah pihak terlebih dahulu. Penawaran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain harga barang, tingkat teknologi, jumlah produsen di pasar, harga bahan baku, serta harapan, spekulasi, atau perkiraan.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates